Sistem Hidrolik Crane – (bagian 1)

Crane bekerja berdasarkan hukum Pascal dimana crane dapat mengangkat beban yang berat dengan menggunakan penggerak (actuator) yang kecil dengan media Oli hidrolik yang bertekanan tinggi.

Untuk mengangkat dan menurunkan boom, menggulung wire rope, berputar (swing) crane menggunakan sistem jalur hidrolik (hydraulic circuit) yang terdiri dari : Pompa Hidrolik yang membangkitkan pressure oli hidrolik yang tinggi, actuator/penggerak yang berupa hydraulic cylinder & motor, dan directional control valve sebagai pengontrol gerakan actuator).

Jadi ringkasnya bagian utama pada sistem Hidrolik Crane ada 4 :

  1. Oil Tank
  2. Hydraulic Pump
  3. Directional Control Valve
  4. Actuator

 

Prinsip kerja system Hidrolik Crane adalah sebagai berikut :

Pompa  menghisap oli hidrolik yang tersimpan di dalam oil Tank dan mendorongnya menuju actuator (penggerak). Directional control valve berfungsi untuk mengubah arah aliran oli hidrolik yang menuju actuator sehingga actuator dapat bergerak bolak-balik (maju-mundur pada cylinder boom, berputar searah-berlawanan arah jarum jam bila actuatornya berupa motor pada system winch atau swivel/swing). Bila directional control valve pada posisi netral ( handle di posisi tengah) maka oli akan dibuang ke oil tank kembali dan tidak keactuator.

 

Bersambung… ke bagian 2

Pos ini dipublikasikan di Crane. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Sistem Hidrolik Crane – (bagian 1)

  1. Prisita Yunia berkata:

    yang bagian kedua mana nih mas??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s