Cara Kerja Air Compressor

Artikel berikut ditujukan , dan mudah-mudahan berguna, untuk business partner (kontraktor) yang bekerja di lapangan. Dengan memahami cara kerja diharapkan dapat mudah melakukan perbaikan (service)  dan penyelesaian masalah (troubleshoot).

Air compressor adalah kompressor yang  menyediakan udara pada tekanan yang cukup terutama untuk keperluan instrumentasi, makanya sering disebut juga dengan Instrument air compressor.

Salah satu air compressor yang cukup handal adalah reciprocating compressor merk ingersoll rand 15T yang merupakan 2 stage, dengan 3 cylinder. Cylinder adalah tempat dimana didalamnya ada piston (torak) yang bergerak maju-mundur, menghisap dan memampatkan udara.  Dua silinder pertama berukuran sama besar adalah stage pertama, sedang silinder yang lebih kecil (untuk kompresi yang lebih tinggi) adalah stage kedua.

3 silinderMengapa pada compressor ukuran casing semakin mengecil pada high pressure-nya? Sedangkan pada pompa casingnya berukuran sama semua dari stage awal sampai stage terakhir? Ini karena udara adalah zat yang compressible (mampu dimampatkan) , sedangkan liquid/cairan adalah zat incompressible (tidak mampu dimampatkan).

Berikut sekilas cara kerjanya :

1.air compressor

-        – Saat suction stroke stage pertama,dimana piston melakukan gerakan hisap, udara luar (atmosfer) masuk kedalam silinder melalui inlet filter kemudian inlet valve yang terletak di cylinder Head.

-          – Saat compression stroke stage pertama, dimana piston melakukan gerakan kompresi, udara di-kompresi (ditekan) sehingga pressure-nya naik kemudian keluar melalui discharge valve selanjutnya ke manifold.

-          – Dari manifold, udara mengalir melalui intercooler tubes dimana panas stage pertama akibat kompresi didinginkan.

-         –  Saat stage kedua melakukan suction stroke, udara tadi masuk melalui inlet valve

-          – Kemudian ketika compression stroke stage kedua, udara tadi di-kompressi ke pressure yang lebih tinggi (tekanan akhir)

-          – Selanjutnya udara melewati aftercooler untuk didinginkan. Pendinginan ini, seperti pada intercooler,  menggunakan udara yang dihisap oleh flywheel  kompresor itu sendiri yang memiliki sudu-sudu seperti kipas angin. Baik intercooler maupun aftercooler memiliki tube-tube dan plate-plate (piringan kecil-kecil dan banyak) sebagai sarana memperluas permukaan media agar panasnya semakin banyak yang dihilangkan. Tujuan pendinginan agar didapatkan udara yang banyak dalam volume yang sama (udaranya tidak terlalu mengembang) dan mengurangi terjadinya karbon.

-          – Udara kemudian masuk ke air receiver tank /vessel selanjutnya ke air dryer untuk dikeringkan.

Balikpapan, 9-mei 2013

Tulisan ini dipublikasikan di air compressor. Tandai permalink.

2 Balasan ke Cara Kerja Air Compressor

  1. ekoharsono berkata:

    Bagaimana ya menghitung kebutuhan air instrument suatu facilities, misal plant atau platform & menentukan type air instrument compressor?

  2. satriono sidoarjo berkata:

    mas tanya apa penyebab oli compessor berwarna putih saya pakai oli mineral

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s